DPK Banten Gelar NgabubuREAD

-

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten menggelar program ngabubuREAD, dalam rangka mengisi bulan Ramadan dengan diskusi menjelang berbuka puasa.

Kali ini program ngabubuREAD membahas fenomena terorisme yang marak terjadi. Adapun pemantik diskusi adalah Atih Ardiansyah, dosen Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten. Ardiansyah mengatakan, fenomena terorisme yang marak dalam beberapa tahun belakangan ini, secara tidak langsung menggiring stigma negatif terhadap agama tertentu. 

“Agama adalah tata nilai yang akan berwujud dalam realitas berdasarkan tafsiran pemeluknya. Maka, konon sesungguhnya tidak ada sebuah agama pun yang mengajarkan kekerasan. Tetapi, ditangan penganutnya agama bisa menjadi sumber kedamaian maupun sebaliknya,” katanya di Kantor DPK Banten, Pakupatan, Kota Serang pada Minggu (3/6/2018).

Lanjutnya, bahwa agama dan kekerasan sesuanggunya dua hal yang bejauhan. Tetapi, agama beserta simbol-simbolnya dan kekerasan seolah-olah dilekatkan.

“Kondisi ini, akan berbahaya dalam kehidupan bermasyarakat, karena akan menimbulkan kecurigaan-kecurigaan diantara penganut agama," pungkasnya.