BPBD Banten Gelar Sosialisasi Antisipasi Bencana Stunami di Malingping

-
LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Banten, menggelar  sosialisasi antisipasi bencana sunami di pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten, pada  Selasa-Rabu, 22 sampai dengan 23 November 2017.
 
Kepala BPBD Provinsi Banten, Sumawijaya mengatakan, pemahaman serta keterlibatan masyarakat, sangat penting dalam mengantisipasi  bencana sunami. "Khusus masyarakat yang di wilayah pesisir, harus selalu waspada," ujarnya.
 
Sumawijaya mencontohkan, misalkan dalam menghadapi potensi atau kemungkinan sunami di Malingping, ada beberapa langkah yang harus diambil, yaitu, semua sektor  melakukan kaji cepat,mengerahkan sumber daya yang ada untuk dapat menentukan tindakan yang diperlukan
 
"Mengkoordinasikan kegiatan penanganan bencana, memberikan kemudahan kepada pihak relawan dan donatur baik lokal maupun asing," terangnya.
 
"Selanjutnya, memastikan bantuan sampai daerah pengungsian yang terisolir dengan mengerahkan seluruh armada angkutan, menyiapkan sarpras bagi korban bencana, memantau dan melaporkan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana baik harta benda maupun jiwa, menjaga kelangsungan layanan publik," tambah Sumawijaya.
 
Sumawijaya melanjutkan, dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, kesiapsiagaan dan kewaspadaan, aparat beserta masyarakat dalam menghadapi bencana sunami, harus ada  kejelasan mekanisme dan prosedur oleh semua stakeholder/pemangku kepentingan dalam tanggap darurat.
 
"Dengan letak geografis Kabupaten Lebak, potensi sunami, yaitu pada wilayah Lebak selatan, yaitu  Malingping dan Cihara meliputi,  7 desa, diantaranya, Pagelaran, Cilangkahan, Sukamanah, Cihara, Panyaungan, Pondok panjang, dan Ciparahu." tukasnya